Artikel

Takut atau Fobia?


         Terkadang saat seseorang merasa takut ketakutan tersebut akan disangkut pautakan dengan hal yang namanya Phobia. Merasa takut itu wajar dan semua orang pasti memiiki ketakutannya sendiri
         Fobia (gangguan anxiettas fobik) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia dapat diartikan bisa menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Fobia biasanya berkaitan dengan suatu hal yang spesifik. Rasa takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya.

      Kamu harus tau beda antara Takut dengan fobia :
  1. Memiliki rasa takut gak berarti juga punya fobia         Meski banyak orang mengartikannya sama, namun takut dan fobia itu berbeda. Takut adalah reaksi normal manusia saat menhadapi bahaya. Sementara merupaka ketakutan yang belebiahan terhadap sesuatu hal yang spesifik. Contohnya Xanthophobia (fobia warna kuning), Trieskaidekaphobia (fobia angka 13), Hydophobia (fobia air),dan masih banyak lagi fobia yang lainnya.
  2.  Rasa taku muncul saat sumber ketakutan ada di depan mata, sementara fobia muncul  saat pemicu tidak di hadapannya. 
  3. Rasa Takut adalah emosi yang wajar dimilki manusia, sementara fobia adalah gangguan cemas (anxiety). Dalam jiwa yang sehat sekalipun, manusia wajar saja mengalami takut. Sementara fobia adalah perasaan takut yang berlebihan dan tidak beralasan. Rasa takut bisa hilang dengan sendirinya, sedangkan fobia bisa terjadi selama bertahun tahun atau bahkan seumur hidup.
       Contoh kamu takut nonton film horor karena ada sosok zombi didalamnya. Kemudian kamu sering menontonnya perlahan-lahan rasa takut itu memudar atau bahkan hilang dan kamu malah menjadi berani menontonnya berulang-ulang. Adapun pengidap fobia akan merasakn ketakutan, kecemasan, dan kepanikan yang berlebih. Bahkan hal tersebut menimbulkan respon fisik, seperti berkeringat, berdebar, sesak nafas, mual-mual, dan yang paling ekstrim bisa sampai meninggal.

Hingga kini penyebab fobia belum diketahui secara jelas.Tetapi biasanya fobia dapat terdiagnosis oleh dokter dari gejala-gejala yang mengarah pada kondisi tersebut. Genetik dan faktor lingkungan dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami fobia. Tetapi phobia dapa di atasi dengan rutin berkonsultasi psikoterapi, atau minum obat yang dianjurkan oleh dokter yang menanganinya.

Komentar

Posting Komentar